Humas PBA, Bandar Lampung – Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (HMJ PBA) UIN Raden Intan Lampung menyelenggarakan Webinar Internasional bertajuk “Penerapan Ilmu Bahasa Arab di Era Digital” pada Rabu, 28 Mei 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan terbuka bagi mahasiswa serta masyarakat umum secara gratis

Webinar ini menghadirkan dua narasumber dengan latar belakang akademik internasional. Dr. Fachrul Ghazi, M.A., dosen Program Studi PBA UIN Raden Intan Lampung, menjadi pembicara pertama yang menyampaikan materi seputar tantangan dan peluang penerapan ilmu Bahasa Arab di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Narasumber kedua adalah Prof. Tamer Saad Ibrahim Khedr, Ph.D., dari Suez Canal University, Mesir, yang membagikan perspektif global dan praktik pembelajaran Bahasa Arab berbasis digital.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya HMJ PBA dalam meningkatkan kualitas akademik dan literasi digital mahasiswa. Dengan berkembangnya teknologi, penguasaan Bahasa Arab dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengan berbagai platform digital, baik dalam konteks pembelajaran, dakwah, maupun komunikasi global. Webinar ini diharapkan mampu menjadi jembatan bagi mahasiswa dalam mengintegrasikan ilmu kebahasaan dengan teknologi kekinian.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab yang dipandu secara langsung oleh dua mahasiswa PBA, Annisa Rohmatul Jannah dan Zulul Mudrikatul Hamidah. Diskusi berlangsung hangat, kritis, dan bernas, menunjukkan besarnya minat peserta dalam menggali ilmu dari para narasumber yang kompeten di bidangnya.

Selain menyajikan materi ilmiah, acara ini juga menjadi momentum silaturahmi akademik lintas negara. Para peserta mendapat wawasan tentang bagaimana institusi pendidikan di luar negeri, khususnya di Mesir, mengembangkan metode pembelajaran Bahasa Arab berbasis teknologi. Hal ini membuka cakrawala baru dan memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap dinamika keilmuan di era globalisasi.

Dengan berakhirnya webinar ini, HMJ PBA berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap menjaga identitas keilmuan Bahasa Arab. Kegiatan serupa akan terus digalakkan sebagai bagian dari komitmen jurusan dalam membentuk generasi akademisi yang adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing internasional. (adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »