Tim Digital PBA, Bandar Lampung — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Muhammad Rifki Pratama, mahasiswa semester tujuh Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Festival Inovasi Edukasi Anak Usia Dini (FIESTA) 2025, sebuah kompetisi kepenulisan artikel ilmiah berskala nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi PAUD Universitas Negeri Surabaya.

Delegasi dari UIN Raden Intan Lampung ikut berkompetisi dalam ajang perlombaan ini yang dilaksanakan secara daring pada 5 Oktober 2025. Kegiatan tersebut diikuti oleh 121 delegasi dari 35 universitas di seluruh Indonesia. FIESTA merupakan agenda tahunan yang mengangkat tema seputar inovasi dan penerapan pembelajaran PAUD di era digital.

Rifki bersama dua rekan mahasiswa, yakni Ahmad Rozali dan Sillah Sudistina dari Program Studi Hukum Keluarga Islam berhasil menarik perhatian dewan juri dengan artikel bertema “Penerapan Artificial Intelligence (AI) sebagai Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kearifan Lokal pada Kurikulum, serta Perspektif Hukum Keluarga dalam Menjadi Sekolah Pertama bagi Anak PAUD Menuju Indonesia Emas 2045.” Dalam wawancaranya, Rifki mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah tentunya merasa senang, karena tidak hanya membawa nama kampus tercinta (UIN Raden Intan Lampung) tetapi juga membawa nama PTKIN. Secara tidak langsung ini membuktikan bahwa mahasiswa PTKIN mampu bersaing di kompetisi tingkat nasional,” ujarnya.

Sebagai mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Rifki menilai bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks, terutama di tengah derasnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan dan melemahnya nilai-nilai budaya lokal.

“Sebagai mahasiswa Fakultas Pendidikan, saya terpanggil dan memiliki tanggung jawab dalam menjawab tantangan yang saat ini tengah menggema di tengah-tengah kehidupan kita. Bagaimana AI semakin melaju pesat dan budaya lokal Indonesia semakin tergerus. Lewat kompetisi ini, saya ingin menjadi bagian dalam menjawab tantangan dan memberikan solusi pada kasus ini,” jelasnya.

Meskipun berhasil menorehkan prestasi nasional, Rifki mengungkapkan bahwa timnya belum berencana untuk menerbitkan artikel tersebut ke jurnal ilmiah. Namun kedepannya ia berharap karyanya ini dapat dipublikasi sehingga bisa memberikan sumbangsi dalam khazanah keilmuan.

“Belum ada rencana untuk diterbitkan ke jurnal, karena berkelompok sehingga masih perlu didiskusikan ulang,” tambahnya.

Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa PBA UIN Raden Intan Lampung tidak hanya unggul dalam bidang kebahasaan dan keagamaan, tetapi juga mampu berinovasi lintas disiplin ilmu, menghadirkan gagasan-gagasan relevan dengan perkembangan zaman. (adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »