Tim Digital, Bandar Lampung — Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Raden Intan Lampung kembali menggelar kegiatan akademik rutin berupa Sidang Munaqosyah dan Seminar Proposal Skripsi pada Selasa (5/8) dan Rabu (6/8). Kegiatan ini diikuti oleh sembilan mahasiswa yang terdiri atas enam peserta Sidang Munaqosyah dan tiga peserta Seminar Proposal.

Sidang yang dilaksanakan selama dua hari ini berlangsung secara hybrid, yaitu menggabungkan kehadiran langsung di ruang sidang dan partisipasi daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Model hybrid ini diterapkan guna memberikan fleksibilitas bagi peserta dan dosen penguji, terutama yang terkendala jarak atau kondisi tertentu.

Seluruh proses sidang berjalan tertib dan akademis, dengan keterlibatan sejumlah dosen Prodi PBA sebagai pembimbing, penguji, serta pembahas. Para dosen turut aktif memberikan masukan, koreksi, serta penguatan terhadap isi karya ilmiah yang dipresentasikan oleh mahasiswa, baik dalam tahap proposal maupun pada tahap akhir skripsi.

Kepala Prodi PBA, Dr. Zulhannan,M.A. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan sidang ini merupakan bagian dari agenda rutin bulanan program studi.

“Kami menyelenggarakan sidang secara berkala setiap bulan agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan hasil penelitiannya bisa segera diaplikasikan di masyarakat,” ujarnya.

Dalam sidang munaqosyah, para mahasiswa diuji mengenai hasil penelitian skripsi mereka yang telah melalui proses bimbingan intensif. Topik-topik yang diangkat pun beragam, mulai dari pembelajaran bahasa Arab berbasis digital, hingga analisis linguistik terhadap teks-teks keislaman kontemporer. Sementara itu, peserta seminar proposal mempresentasikan rancangan penelitian yang akan mereka kerjakan sebagai tugas akhir.

Model pelaksanaan hybrid ini mendapatkan respon positif dari mahasiswa. Beberapa peserta mengaku tetap merasa nyaman dan fokus meskipun mengikuti sidang secara daring. Hal ini menunjukkan bahwa Prodi PBA mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tanpa mengurangi kualitas akademik dan integritas ilmiah kegiatan tersebut.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya menyelesaikan skripsi sebagai syarat kelulusan, tetapi juga mampu menghasilkan penelitian yang aplikatif dan relevan dengan perkembangan pendidikan bahasa Arab di Indonesia. Kami mendorong agar hasil skripsi mahasiswa bisa menjadi kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, baik secara teoritis maupun praktis,” tambah Ustadz Zul, sapaan akarabnya.

Dengan terlaksananya sidang ini, Prodi PBA UIN Raden Intan Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu akademik serta mendukung percepatan studi mahasiswa. Ke depan, kegiatan semacam ini akan terus diperkuat, baik dari segi sistem pelaksanaan, kualitas pembimbingan, maupun pemanfaatan teknologi digital dalam proses akademik. (adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »