{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

Tim Digital PBA, Bandar Lampung – Dalam rangka mendukung World Cleanup Day (WCD) Indonesia 2025, seluruh dosen dan staf Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Raden Intan Lampung melaksanakan gotong royong massal di lingkungan kampus pada Jumat (26/9). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi Rektor UIN Raden Intan Lampung dengan mengusung tema “Menuju Indonesia Bersih 2029.”

Sejak pukul 07.00 WIB, dosen dan staf tampak antusias membersihkan area kampus. Mereka mengenakan pakaian olahraga sesuai ketentuan unit kerja masing-masing. Aktivitas kebersihan berlangsung hingga pukul 09.00 WIB dengan menyasar halaman gedung, taman, hingga area parkir di sekitar lingkungan Program Studi PBA.

Sekretaris Prodi PBA, Ahmad Nur Mizan, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini lebih dari sekadar agenda rutin kebersihan.

“Gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menguatkan rasa kebersamaan antar sivitas akademika. Dengan langkah kecil ini, kita turut menyuarakan kepedulian terhadap kelestarian bumi,” ujarnya.

World Cleanup Day sendiri merupakan gerakan global yang melibatkan jutaan relawan dari berbagai negara. UIN Raden Intan Lampung, melalui kegiatan ini, ingin menjadi bagian dari upaya besar menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memberikan teladan kepada mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Ahmad Nur Mizan juga menekankan bahwa kegiatan ini dapat membentuk karakter peduli lingkungan di kalangan civitas akademika.

“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Apa yang kita lakukan hari ini adalah implementasi nyata dari nilai tersebut dalam kehidupan kampus,” katanya.

Para dosen dan staf PBA bekerja sama membersihkan berbagai sudut kampus. Ada yang menyapu halaman, mengumpulkan sampah plastik, hingga merapikan pot tanaman di sekitar gedung perkuliahan. Semangat kebersamaan tampak nyata ketika setiap orang saling membantu menyelesaikan tugasnya.

“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus menjaga lingkungan. Tidak hanya saat WCD, tetapi juga dalam keseharian mereka di kampus maupun di rumah,” ujar Ahmad Nur Mizan menambahkan.

Rektor UIN Raden Intan Lampung sebelumnya telah menghimbau agar seluruh unit kerja ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih serentak. Dengan melibatkan seluruh bagian kampus, gerakan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kegiatan yang mengusung semangat nasional ini bukan hanya soal menjaga kebersihan fisik, tetapi juga sebagai simbol komitmen perguruan tinggi dalam mendukung target pemerintah menuju Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan pada tahun 2029.

Di akhir kegiatan, suasana kampus terlihat lebih segar, tertata, dan nyaman. Ahmad Nur Mizan menutup pernyataannya dengan penuh optimisme.

“Hari ini kita mulai dari kampus. Besok dan seterusnya, semoga gaung kebersihan ini menyebar luas hingga ke seluruh pelosok negeri,” pungkasnya. (adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »